Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, EXTENDING (CORE) TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN ADAPTIF MATEMATIKA Farhah Sakhiyah; Rifqi Rijal; Mansur Mansur
Ibtida’i Vol 6 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v6i02.2497

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan dan pengaruh penggunaan model Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) terhadap kemampuan penalaran adaptif matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah preeksperimen dengan desain penelitian one group pretest-posttest design dengan sampel 31 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes.Penerapan pembelajaran sebelum menerapkan modelCORE memperoleh nilai rata-rata 45,23 sedangkan pembelajaran sesudah menggunakan model CORE memperoleh nilai rata-rata 84,13. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik yaitu, uji Pearson Product Moment dan diperoleh nilai sebesar 7,236 1,699 dengan kriteria thitung ttabel, berdasarkan kriteria nilai tersebut,maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima, artinya adapengaruhyang signifikan terhadap penalaran adaptif matematikadengan menggunakan model pembelajaranCORE.
VIDEO PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERINTEGRASI NILAI-NILAI KEISLAMAN UNTUK MENGEMBANGKAN PEMAHAMAN MATEMATIS DAN KARAKTER RELIGIUS SISWA SD Wida Rachmiati; Mansur Mansur
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 13 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/primary.v13i1.4711

Abstract

Adanya fenomena dikotomi antara mata pelajaran umum khususnya matematika dengan agama merupakan pemicu untuk dilakukanya penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development model ADDIE. Instrumen yang digunakan terdiri dari lembar angket, tes dan lembar self assesment. Tahapan pengembangan terdiri dari kegiatan: Survey lapangan, studi pustaka, analisis masalah, potensi dan penetapan strategi proyek (Analysis), mengidentifikasi konsep-konsep matematika sekolah dasar yang mungkin diintegrasikan dengan unsur agama Islam, menetapkan jenis aplikasi pembuat video, membuat flowchart dan storyboard untuk tampilan video, dan membuat produk awal video (Design), melakukan validasi produk awal dan merevisinya (Development), mengimplementasikan video pada siswa secara daring (Implementation), dan mengevaluasi apakah media video dapat mengembangkan pemahaman dan karakter religius siswa (Evaluation). Video dibuat memanfaatkan alpikasi pembuat video Powtoon dan Filmora berkaitan dengan konsep pecahan untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah materi pecahan sederhana, pecahan senilai. Hasil veladisi ahli media dan ahli media menunjukkan bahwa video pembelajaran yang dibuat berkatagori baik atau layak dimanfaatkan untuk mengembangkan pemahaman matematis dan karakter religius siswa. Secara empiris, rata-rata n-gain hasil pre test dan post test adalah 0,55 yang termasuk kategori sedang dan hasil self assessment setelah siswa menyaksikan video pembelajaran menunjukkan video dapat mengembangkan karakter religius siswa. Kata kunci: video pembelajaran, pemahaman matematis, karakter religius, siswa SD
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA KONTEKSTUAL DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Mansur Mansur
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 11 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/primary.v11i2.8193

Abstract

The purpose of this study is to examine differences in increasing understanding of mathematical concepts between students who learn using a contextual mathematics approach and students who use conventional learning. The quasi-experimental method was chosen with a pretest-posttest control group design. The research sample is the fourth-grade students of East Bekasi Elementary School, Bekasi City, West Java. Mathematical understanding tests, observation sheets, and interview guides are the instruments used. Data obtained from interviews and observations were analysed descriptively to determine students' responses to learning and see the implementation of learning and students' activities in learning. Data on students' understanding of mathematical concepts were examined through descriptive statistics and inferential statistical tests to calculate the effect size. The results of the study show that there is a significant difference in increasing understanding of mathematical concepts between students who are treated with contextual mathematics learning and students who take conventional mathematics learning. No interaction was found between learning factors and school level on increasing understanding of mathematical concepts. The results of the calculation of the effect size confirm that the effect size of the study can be categorized as a large criterion
Pengaruh Pembelajaran Pendidikan Agama Islam terhadap Pembentukan Karakter Religius Siswa Sekolah Dasar Annisa Syukriyah Jabrani; Titi Nofita; Nur Aeni; Nurul Fadilah; Mansur Mansur
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) adalah pembelajaran yang dirancang untuk mengajarkan prinsip-prinsip Islam baik di dalam maupun di luar ruang kelas. Melalui penanaman nilai-nilai moral, etika, dan spiritual, PAI memainkan peran penting dalam membentuk karakter keagamaan siswa sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi karakteristik yang mendukung dan menghambat pengaruh pembelajaran PAI terhadap karakter keagamaan siswa. Data untuk penelitian ini dikumpulkan dari buku-buku referensi, publikasi ilmiah, dan penelitian-penelitian sebelumnya. Metode deskriptif digunakan untuk menganalisis data. Menurut penelitian tersebut, pendidikan agama Islam (PAI) dapat menumbuhkan ketaatan kepada Allah, rasa syukur, ketulusan, kesabaran, kepercayaan kepada Allah, kejujuran, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab. Lingkungan sosial, dukungan keluarga, rutinitas sekolah, dan teladan guru semuanya berperan dalam pembentukan karakter keagamaan yang efektif. Oleh karena itu, PAI merupakan titik awal yang esensial dalam membesarkan generasi yang taat, berakhlak mulia, dan saleh dalam kehidupan sehari-hari.
Kajian Literatur: Penggunaan Gadget dan Strategi Pembelajaran dalam Minat Baca Peserta Didik di Madrasah Ibtidaiyah Nu'mal Aqilah; Salsabila Mutiara; Fitri Aulia Rahmah; Syifa Ifadilah; Lailatul Badriyah; Auzai Anwari; Mansur Mansur
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minat baca peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah di tengah meningkatnya penggunaan gadget dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti penggunaan gadget dan strategi pembelajaran terkait dengan minat baca peserta didik melalui studi literatur. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur menggunakan data sekunder yang diperoleh dari artikel ilmiah, buku, dan hasil penelitian sebelumnya yang relevan. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan mengidentifikasi, mengelompokkan, dan menghubungkan berbagai temuan penelitian yang berkaitan dengan penggunaan gadget, strategi pembelajaran, dan minat baca siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget memiliki pengaruh yang penting terhadap minat baca siswa, baik secara positif maupun negatif. Penggunaan gadget yang berlebihan untuk hiburan cenderung mengurangi minat baca, sedangkan penggunaan gadget sebagai alat pembelajaran dan literasi digital dapat meningkatkan motivasi membaca siswa. Selain itu, strategi pembelajaran yang kreatif, interaktif, dan berfokus pada siswa terbukti dapat meningkatkan minat baca melalui penggunaan media digital, metode bercerita, pembelajaran berbasis proyek, dan program literasi sekolah. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa menggabungkan gadget dan strategi pembelajaran yang tepat dapat mendukung perkembangan literasi siswa jika disertai pengawasan guru dan orang tua. Dengan demikian, peningkatan minat baca siswa memerlukan kerjasama antara penggunaan teknologi yang bijaksana, strategi pembelajaran yang tepat, lingkungan sekolah yang mendukung, dan keterlibatan keluarga.