Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol 2, No 2 (2019): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

PEMBERDAYAAN INDUSTRI PENGELOLAAN "BANK SAMPAH BERAKSI" BERBASIS GREENPRENEURSHIP DI DESA POJOK

Putri Nugrahaningsih (Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret)
Vita Kartika Sari (Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret)
Andi Asri Hapsari (Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2019

Abstract

Bank  Sampah Beraksi di dukuh Selo, Desa Pojok, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo ini telah memiliki rumah bank sampah yang bertujuan untuk memaksimalkan pengelolaan bank sampah. Dari pengelolaan bank sampah ini, warga mulai teredukasi untuk  secara kreatif memanfaatkan sampah  yang bisa didaur ulang untuk bahan kerajinan tangan yang memiliki potensi ekonomis komersil disamping pemanfaatan untuk internal dekorasi galeri seni di kampung. Potensi tersebut dapat dimaksimalkan dengan mengolah sampah menjadi produk-produk yang kreatif-inovatif dan berdaya jual tinggi. Konsep pengelolaan sampah berbasis masyarakat akan semakin meningkatkan nilai tambah, ketika masyarakat mempunyai mindset greenpreneurship, yaitu konsep kewirausahaan yang memberikan kontribusi terhadap lingkungan. Program ini diharapkan akan menumbuhkankembangkan kecintaan terhadap lingkungan dengan cara yang bertanggungjawab sekaligus memberdayakan potensi untuk dikembangkan. Indikator hasil pengabdian diantaranya (1) tingkat kehadiran dan antusiasme peserta tinggi, (2) daya serap materi pelatihan peserta menggembirakan. 2) Target output pelatihan tercapai yang ditandai dengan terwujudnya produk kerajinan yang dihasilkan oleh para peserta. 3) Keberhasilan tersebut didukung oleh kompetensi dan komitmen tinggi dari pelatih.  The Garbage Bank “Beraksi” in the Selo hamlet, Pojok Village, Tawangsari District, Sukoharjo Regency already has a garbage bank house that aims to maximize the management of the garbage bank. From the management of this garbage bank, residents have begun to be educated to creatively utilize recyclable waste for handicraft materials that have commercial economic potential besides the utilization for internal decoration of art galleries in the village. This potential can be maximized by processing waste into creative-innovative and high-selling products. The concept of a community-based waste management will further increase the added value, when the community has a mindset of green entrepreneurship, namely the concept of entrepreneurship that contributes to the environment. The program is expected to foster a love for the environment in a way that is responsible while empowering the potential to be developed. Indicators of the results of devotion include (1) the level of attendance and enthusiasm of participants is high, (2) the absorption of participants' training materials is encouraging. 2) The training output target is achieved which is marked by the realization of handicraft products produced by the participants. 3) The success is supported by competence and high commitment from the trainer.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

kumawula

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Kumawula: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, dengan nomor terdaftar ISSN 2620-844X (online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Studi Desentralisasi dan Pembangunan Partisipatif Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran. Jurnal ini meliputi berbagai ...