Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pemberdayaan Teknologi Informasi untuk Kemajuan Restoran Asrihapsari, Andi; Effendi, Adnan; Nugrhaningsih, Putri
Jurnal Puruhita Vol 2 No 1 (2020): February 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/puruhita.v2i1.42179

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk membantu restoran dalam upaya mengoptimalkan perkembangan teknologi informasi yang ada. Bantuan dilakukan dalam bentuk kegiatan pendampingan terhadap manajemen restoran dalam mengaplikan beberapa teknologi informasi sesuai kebutuhan mereka. Metode yang digunakan selama pendampingan ini adalah melalui lima tahap. Tahap pertama adalah preparation, yaitu tahap pengenalan usaha mitra, kemampuan mitra, dan kebutuhan mitra akan IT restoran. Tahap kedua adalah development, yaitu tahap membangun sistem kebijakan iptek yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan mitra. Tahap ketiga adalah quality plan, yaitu tahap membangun sistem evaluasi kebijakan iptek yang mana bisa mendeteksi kelemahan dari sistem tersebut. Tahap keempat implementation, yaitu tahap menerapkan sistem kebijakan iptek pada aktivitas di restoran. Tahap kelima adalah evaluation, yaitu tahap menerapkan sistem evalusi kebijakan iptek. Berdasarkan hasil pengabdian, restoran mitra pengabdian telah berupaya meningkatkan kinerja restorannya dengan mengadopsi beberapa fasilitas IT, yaitu aplikasi kasir berbasis android dengan Loyverse dan WiFi dengan IndiHome. Pengabdian ini berusaha membantu melakukan pendampingan ke restoran agar dapat mengaplikasikan IT restoran tersebut dengan optimal. Dampak setelah pengabdian adalah pencatatan transaksi di restoran menjadi lebih mudah dan tertib dengan adanya aplikasi kasir berbasis android, restoran mulai mengandalkan fasilitas WiFi sebagai pendukung operasional manajemen yaitu untuk menjalankan aplikasi WhatsApp dan sosial media restoran, menjalankan aplikasi kasir serta menjadi salah satu daya tarik disetiap promo yang dilakukan restoran.
DANA BANTUAN KEUANGAN PARTAI POLITIK DI SURAKARTA, SUDAHKAH TRANSPARAN DAN AKUNTABEL? Titik Setyaningsih; Andi Asrihapsari; Doddy Setiawan
Wahana: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 22, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Akademi Akuntansi YKPN Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.739 KB) | DOI: 10.35591/wahana.v22i2.186

Abstract

This study aims to explore transparency and accountability of political parties in Surakarta. This study uses a qualitative method. Data were gathered through focus group discussion. The findings show that political parties do not understand financial report of this entity’s financial assistance under PSAK 45 and they use simple bookkeeping. Political parties’s financial assistance is not audited by external auditor and there are some audit findings. The transparency principle is not achieved because financial report only for internal parties. This study raises one interesting result that political parties need the role of accountant to make their reports more accountable.
PERKEMBANGAN INFORMATION TECHNOLOGY USAHA RESTORAN DI SOLO Andi Asrihapsari; Titik Setyaningsih; Doddy Setiawan
EkBis: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 2, No 1 (2018): EkBis: Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/EkBis.2018.2.1.1067

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan information technology usaha restoran di wilayah Solo. Metoda pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan kriteria 1) restoran ada di wilayah Solo, dan 2) data selama periode penelitian dapat diperoleh. Sedangkan metoda pengumpulan datanya menggunakan survey kuesioner. Kuesioner sebanyak 200 disebar ke restoran yang ada di wilayah Solo. Dengan pengembalian kuesioner melalui media WhatsApp, sebanyak 30 kuesioner berhasil dikumpulkan.Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Data diolah dengan menggunakan aplikasi Microsoft Excel 2016, yang mana dibagi menjadi dua tahapan, yaitu menyusun data dalam bentuk diagram dan menganalisis data. Berdasarkan hasil penelitian, yang mana ditunjukkan dengan persentase sebesar 50-90%, fasilitas IT yang diadopsi oleh mayoritas restoran di Solo untuk menunjang performa restoran meliputi: 1) fasilitas Wi-Fi, 2) fasilitas pembayaran non tunai, 3) fasilitas IT terkait pembayaran pesanan, 4) fasilitas mitra transportasi online, 5) fasilitas IT kasir, 6) fasilitas media online. Berdasarkan temuan tersebut, baiknya restoran sesegera mungkin mulai melakukan secara bertahap adopsi teknologi informasi di atas (sesuai hasil penelitian), agar dapat tetap bertahan dalam persaingan yang semakin ketat. ABSTRACTThe purpose of this styudy was to find out the development of information technology in restaurant businesses in the Solo region. The sampling method uses purposive sampling, with criteria 1) restaurants are in the Solo region, and 2) data during the study period can be obtained. While the data collection method uses questionnaire survey. 200 questionnaires were distributed to restaurants in the Solo area. By returning the questionnaire through WhatsApp media, 30 questionnaires were collected.This type of research is descriptive. Data is processed using Microsoft Excel 2016 application, which is divided into two stages, namely compiling data in the form of diagrams and analyzing data. Based on the results of the study, which indicated a percentage of 50-90%, IT facilities adopted by the majority of restaurants in Solo to support restaurant performance included: 1) Wi-Fi facilities, 2) non-cash payment facilities, 3) IT facilities related to payments orders, 4) online transportation partner facilities, 5) IT cashier facilities, 6) online media facilities. Based on these findings, it is good for the restaurant as soon as possible to start doing the gradual adoption of information technology (according to the research results), so that they can survive in the increasingly fierce competition.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DAN PEMASARAN DIGITAL PADA BUMDes BLULUKAN GEMILANG Putri Nugrahaningsih; Sri Hanggana; Sri Murni; Santoso Tri Hananto; Andi Asrihapsari; M. Syafiqurrahman; Renata Zoraifi; Sri Hantoro
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v4i1.29574

Abstract

Salah satu BUMDes di Kabupaten Karanganyar adalah BUMDes Blulukan Gemilang yang merupakan lembaga ekonomi desa, tujuan pendirian BUMDes untuk menanggulangi kemiskinan yang mana unit usahanya mengembangkan jiwa kewirausahaan melalui unit usaha konfeksi dan unit pengelolaan sampah. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah (1) meningkatkan pengetahuan wirausaha pengelola BUMDes; (2) memberikan pemahaman dan pendampingan tentang cara mempromosikan dan memasarkan produk secara digital. Oleh karena itu, perlu pengembangan kompetensi dan kewirausahaan sebagai fase lanjutan dari fase awal pendirian BUMDes. Metode kegiatan pengabdian masyarakat yang digunakan adalah partisipatif, yaitu pendekatan yang berorientasi kepada upaya peningkatan peran serta masyarakat  secara langsung  dalam berbagai proses dan pelaksanaan, dengan cara pendampingan dengan cara memberikan  penyuluhan  kepada  staf pengelola BUMDes  dan  masyarakat  (ibu  ibu  rumah tangga) tentang kewirausahaan dan manajemen pemasaran serta memberikan pendampingan dalam pemasaran dengan mempromosikan produk hasil unit konfeksi yang dikelola.Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelaksanaan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan mengalami beberapa kendala dalam hal produksi dikarenakan adanya keterbatasan modal mesin produksi dan saluran pemasaran produk yang belum menggunakan media digital. Oleh karena itu, tim pengabdi memberikan bantuan modal aset tetap berupa mesin potong kain untuk memperbanyak produksi masker. Langkah selanjutnya, tim pengabdi melakukan pendampingan berupa kegiatan literasi tentang informasi digital melalui pelatihan digital marketing dengan media sosial dan desain produk masker di masa pandemi sebagai langkah memupuk jiwa kewirausahaan. Diharapkan setelah pelatihan, peserta siap beraksi menerapkan jiwa wirausaha. Hasil kegiatan pengabdian yang dilakukan pada BUMDes Blulukan Gemilang telah memberikan dampak pada peningkatan pendapatan masyarakat dan bertambahnya lapangan pekerjaan bagi masyarakat Desa.
PEMBERDAYAAN INDUSTRI PENGELOLAAN "BANK SAMPAH BERAKSI" BERBASIS GREENPRENEURSHIP DI DESA POJOK Putri Nugrahaningsih; Vita Kartika Sari; Andi Asri Hapsari
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v2i2.23618

Abstract

Bank  Sampah Beraksi di dukuh Selo, Desa Pojok, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo ini telah memiliki rumah bank sampah yang bertujuan untuk memaksimalkan pengelolaan bank sampah. Dari pengelolaan bank sampah ini, warga mulai teredukasi untuk  secara kreatif memanfaatkan sampah  yang bisa didaur ulang untuk bahan kerajinan tangan yang memiliki potensi ekonomis komersil disamping pemanfaatan untuk internal dekorasi galeri seni di kampung. Potensi tersebut dapat dimaksimalkan dengan mengolah sampah menjadi produk-produk yang kreatif-inovatif dan berdaya jual tinggi. Konsep pengelolaan sampah berbasis masyarakat akan semakin meningkatkan nilai tambah, ketika masyarakat mempunyai mindset greenpreneurship, yaitu konsep kewirausahaan yang memberikan kontribusi terhadap lingkungan. Program ini diharapkan akan menumbuhkankembangkan kecintaan terhadap lingkungan dengan cara yang bertanggungjawab sekaligus memberdayakan potensi untuk dikembangkan. Indikator hasil pengabdian diantaranya (1) tingkat kehadiran dan antusiasme peserta tinggi, (2) daya serap materi pelatihan peserta menggembirakan. 2) Target output pelatihan tercapai yang ditandai dengan terwujudnya produk kerajinan yang dihasilkan oleh para peserta. 3) Keberhasilan tersebut didukung oleh kompetensi dan komitmen tinggi dari pelatih.  The Garbage Bank “Beraksi” in the Selo hamlet, Pojok Village, Tawangsari District, Sukoharjo Regency already has a garbage bank house that aims to maximize the management of the garbage bank. From the management of this garbage bank, residents have begun to be educated to creatively utilize recyclable waste for handicraft materials that have commercial economic potential besides the utilization for internal decoration of art galleries in the village. This potential can be maximized by processing waste into creative-innovative and high-selling products. The concept of a community-based waste management will further increase the added value, when the community has a mindset of green entrepreneurship, namely the concept of entrepreneurship that contributes to the environment. The program is expected to foster a love for the environment in a way that is responsible while empowering the potential to be developed. Indicators of the results of devotion include (1) the level of attendance and enthusiasm of participants is high, (2) the absorption of participants' training materials is encouraging. 2) The training output target is achieved which is marked by the realization of handicraft products produced by the participants. 3) The success is supported by competence and high commitment from the trainer.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA BUMDES BANYUANYAR BERKARYA DESA BANYUANYAR KECAMATAN AMPEL KABUPATEN BOYOLALI Denty Arista; Vidia Ayu Satyanovi; Labbaika Dwi Ayu Rahmawati; Andi Asri Hapsari
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v4i3.35657

Abstract

BUMDes Banyuanyar Berkarya di desa Banyuanyar Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali memiliki beberapa unit kelompok usaha seperti unit peternakan, pertanian, unit usaha dalam bidang bisnis sosial, serta unit pengolahan kopi, yang mampu menghasilkan berbagai produk unggulan seperti susu, yogurt, es krim, konsentrat pangan ternak serta pupuk kompos, dan kopi nangka yang menjadi produk ciri khas dari BUMDes Banyuanyar Berkarya. Namun dengan banyaknya unit bisnis dan produk yang dihasilkan, BUMDes Banyuanyar Berkarya memiliki permasalahan keuangan dalam mendukung tata kelola (good governance) BUMDes. Permasalahan keuangan tersebut terkait proses penyusunan laporan keuangan sehingga belum mampu menyajikan laporan keuangan yang transparan, akuntabel, yang terintegrasi sehingga dapat memengaruhi kinerja keuangan BUMDes. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah untuk mengoptimalkan program penerapan IPTEK dan pemberdayaan pengurus serta anggota BUMDes, sehingga dapat mewujudkan good governance dalam pengelolaan keuangan BUMDes melalui penyajian dan penyusunan laporan keuangan yang akuntabel, transparan, berkelanjutan dan terpercaya. Metode pengabdian yang digunakan adalah melakukan pelatihan (pra pendampingan) bagi pengurus BUMDes terkait penyusunan laporan keuangan sesuai standar akuntansi yang berlaku, dilanjut dengan proses pendampingan dan simulasi sistem informasi akuntansi serta penyusunan laporan keuangan sesuai dengan kaidah akuntansi, dan melakukan peninjauan serta monitoring evaluasi (kegiatan Pasca Pendampingan) terhadap pelaksanaan pendampingan sistem informasi akuntansi dan penyusunan laporan keuangan berdasarkan kaidah akuntansi. Hasil dari kegiatan ini adalah pengetahuan serta kemampuan pengurus beserta anggota BUMDes dalam menyusun laporan keuangan sesuai dengan kaidah akuntansi melalui penggunaan aplikasi Ms. Excel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa BUMDes Banyuanyar Berkarya mampu meningkatkan kompetensi akuntansi dalam menyusun dan menyajikan laporan keuangan dengan sistem informasi akuntansi yang terintegrasi.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN SOP PADA UNIT USAHA SIMPAN PINJAM KOPERASI KELOMPOK TANI SARI REJEKI KARANGANYAR Vidia Ayu Satyanovi; Sri Hanggana; Santoso Tri Hananto; Sri Murni; Muhammad Syafiqurrahman; Andi Asri Hapsari; Renata Zoraifi
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i1.36092

Abstract

Koperasi Kelompok Tani (KKT) Sari Rejeki merupakan salah satu badan usaha yang melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat khususnya para petani dan kelompok tani di Desa Pulosari, Kebakkaramat, Karanganyar berdasarkan asas kekeluargaan. Salah satu unit usaha yang potensial di KKT Sari Rejeki adalah unit usaha simpan pinjam. Selama hampir 23 tahun berdiri, Unit Usaha Simpan Pinjam KKT Sari Rejeki belum memiliki panduan dalam pelaksanaan kinerja sehingga masih ditemukan berbagai kendala dalam melaksanakan usaha yang berdampak pada penyusunan laporan pertanggungjawaban menjadi tidak tepat waktu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dimaksudkan untuk memberikan pendampingan penyusunan standar operasional prosedur penghimpunan dana simpanan dan penyaluran pinjaman sebagai usaha utama Unit Simpan Pinjam KKT Sari Rejeki sebagai upaya penyusunan laporan pertanggungjawaban secara akuntabel dan tepat waktu. Metode pengabdian kepada masyarakat yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui kegiatan yang terdiri dari tiga tahapan yaitu 1) kegiatan pra pendampingan, 2) kegiatan pendampingan dan 3) kegiatan pasca pendampingan. Adapun hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mitra pengurus Unit Simpan Pinjam KKT Sari Rejeki dapat menyusun dan menerapkan standar operasional prosedur penghimpunan dana simpanan dan penyaluran pinjaman sebagai dokumen kebijakan yang dapat memberikan panduan dalam pelaksanaan usaha.
Pengaruh Faktor-faktor dalam Teori Fraud Pentagon terhadap Kecurangan Laporan Keuangan pada Perusahaan BUMN Periode 2014 – 2018 Brilianti Husnul Khotimah; Andi Asrihapsari; Bandi Bandi
JURNAL AKUNTANSI DAN MANAJEMEN MUTIARA MADANI Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Akuntansi dan Manajemen Mutiara Madani
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI NGANJUK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is to find evidence about pentagon fraud theory, which are proxied by financial target; financial stability; level of supervision’s effectiveness; rationalization; board of commissioners’ age; and frequency of CEO photos, of fraudulent financial statements which is proxied by Dechow F-Score model. Samples tested were 63 samples from government companies during the period 2014 - 2018. The results are financial statement fraud is positively influenced by financial stability and rationalization, and negatively influenced by level of supervision’s effectiveness. While the other three variables have no effect.
Design of Accounting Information System for Cooperative Savings and Loans Unit as Building Stakeholder Trust on Cooperative Management (A Case Study: Sari Rejeki Farmer Group Cooperative in Karanganyar) Andi Asrihapsari; Vidia Ayu Satyanovi; Lina Nur Ardilla; Sri Hanggana; Sri Murni; Santoso Tri Hananto; Muhammad Syafiqurrahman; Renata Zoraifi
Jurnal Akuntansi dan Pajak Vol 23, No 1 (2022): JAP : Vol. 23, No. 1, Februari 2022 - Juli 2022
Publisher : ITB AAS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jap.v23i1.3699

Abstract

This study aims to develop an accounting information system design for the Savings and Loan Unit of Sari Rejeki Farmer Group Cooperative as a building stakeholder trust for cooperative management. This goal is achieved with the output in the form of a standard operating procedure document for the Savings and Loan Unit of the cooperative, which is designed using Microsoft Visio and Microsoft Word applications in realizing accountability. This study has applied descriptive qualitative research, which describes the object according to the existing conditions. The research data were gathered through case studies, observations, interviews, and literature studies. The structured systems analysis and design for system development were applied in the analysis and system design stages. To complete the steps of structured system development, tools and techniques were required. The tools for system development include pictures, diagrams, or graphs, while act finding was used for the technique. The cooperative accountability was assessed based on the Regulation of the Minister of Cooperatives and Small and Medium Enterprises of the Republic of Indonesia Number 13 of 2015 concerning the implementation of cooperative accountability. The results of this study indicate that the Savings and Loans Unit of Sari Rejeki Farmer Group Cooperative has met the indicators of accountability from the financial aspect, which covers the availability of clear information, transparency, implementation of accounting information systems in the application of SOPs for raising funds and SOPs for disbursing funds that have been properly and adequately integrated. Keywords: accounting information system, standard operating procedure, cooperative savings and loan unit
Exploring Human Resource Competence and Management Performance of a Village-Owned Enterprise Putri Nugrahaningsih; Andi Asrihapsari; Vidia Ayu Satyanovi; Labbaika Dwi Ayu Rahmawati; Denty Arista; Lina Nur Ardila
Jurnal Riset dan Aplikasi: Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 3 (2022): Jurnal Riset dan Aplikasi: Akuntansi dan Manajemen
Publisher : Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.557 KB) | DOI: 10.33795/jraam.v5i3.009

Abstract

This study aims at investigating the competence of human resources of BUMDes Blulukan in managing the business that leads to green entrepreneurship. This study uses a qualitative descriptive method using interviews and questionnaires as a data collection technique The conclusion of the study shows that the human resources in the BUMDes have adequate competence and level of understanding on green entrepreneurship, as seen from the effort in managing waste by creating products with higher selling points to improve the village communities' welfare in yielding innovative products from waste and generating income for village community products with high-selling values. AbstrakTujuan penelitian ini adalah melihat kemampuan Sumber Daya Manusia studi kasus pada BUMDES Blulukan dalam mengelola bisnis yang mengarah kepada green entrepreneurship. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan cara wawancara dan penyebaran kuesioner sebagai teknik pengumpulan datanya. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa kemampuan dan tingkat pemahaman SDM BUMDES terkait green entrepreneurship sudah cukup baik dengan melakukan pemanfaatan pengelolaan sampah menjadi nilai jual yang dapat meningkatkan kesejahteraan desa pada produk inovasi berupa pemanfaatan limbah sampah yang sebelumnya menjadi keresahan desa diolah menjadi produk yang menghasilkan nilai jual.