Di era digital perubahan sosial tidak hanya dirasakan oleh orang-orang yang tinggal di daerah perkotaan, tetapi juga di daerah pedesaan. Karakteristik perubahan sosial tampak pada perubahan berpikir, bersikap. berperilaku dan bertutur individu/kelompok, termasuk kelompok anak usia remaja. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi, menganalisis dan mendeskripsikan aneka tindak tutur dalam tuturan anak remaja di kabupaten Minahasa dalam percakapan keluarga, strategi-strategi dalam merealisasikannya, serta nilai kesantunannya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak-libat-cakap, dengan teknik rekam dan catat. Selain itu digunakan juga metode refleksif-introspektif. Data penelitian adalah tuturan dalam Bahasa Melayu Manado yang ditranskripsikan secara bebas ke dalam bahasa Indonesia. Untuk pemahaman data digunakan teknik interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan, tuturan anak usia remaja di kabupaten Minahasa dalam percakapan keluarga mengandung aneka tindak tutur, di antaranya tindak meminta, menolak, menyuruh, membantah, melarang, mengomel, mengeluh, memprotes, mengkritik, menyalahkan, menyarankan, dan sebagainya, selain tindak memberitahukan dan bertanya. Dalam merealisasikan tindak-tindak tutur ini mereka menggunakan beberapa strategi, yaitu menggunakan kalimat bermodus deklaratif, interogatif, dan imperatif. Dalam percakapan keluarga mereka sering mengabaikan konteks situasi. sehingga mereka sering melanggar prinsip-prinsip umum percakapan.
Copyrights © 2020