Kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia masih merupakan hal yang perlu mendapatkan perhatian serius dari tenaga kesehatan, baik dokter maupun perawat gigi. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) nasional 2013, prevalensi nasional masalah kesehatan gigi dan mulut mencapai 25,9% dan sebanyak 14 provinsi di Indonesia, memiliki prevalensi masalah gigi dan mulut di atas prevalensi nasional. Obat kumur umumnya adalah cairan antiseptic yang digunakan untuk membersihkan sela-sela gigi, permukaan lidah dan gusi, serta mulut bagian belakang atau kerongkongan. Fungsi obat kumur untuk mengurangi bau mulut serta menjaga mulut tetap lembab dan menetralkan asam. Obat kumur merupakan salah satu media kontrol plak yang mudah didapat dan praktis untuk digunakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah experimental murni. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest post test group design. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Quota sampling terhadap Mahasiswa D-IV Jurusan Keperawatan Gigi. Data diuji dengan menggunakan uji t data berpasangan untuk membandingkan dua rata-rata sebelum dan sesudah perlakuan pada obat kumur yang mengandung alkohol dan non alkohol, analisis varians desain acak sempurna untuk menentukan penurunan indeks terbesar dan uji t independent untuk membandingkan obat kumur yang mengandung alkohol dan non alkohol.Obat kumur beralkohol lebih efektif menurunkan indeks plak dari pada obat kumur non-alkohol.
Copyrights © 2020