PT KA Pariwisata terus melakukan inovasi untuk menarik minat pelanggan, salah satunya dengan memperkenalkan KA Priority. Pelayanan yang ditawarkan KA Priority khusus diperuntukan bagi penumpang yang menghendaki kenyamanan lebih selama perjalanan. Interaksi penumpang dengan layanan yang diberikan menjadi pengalaman tersendiri bagi penumpang. Pengalaman penumpang dapat dirasakan melalui pengalaman pribadi (customer experience) maupun dari pengalaman menikmati layanan selama perjalanan (service experience). Prestise menjadi pertimbangan tersendiri bagi penumpang dalam penggunaan suatu moda berkelas seperti KA Priority dikarenakan kemewahan fasilitas yang ditawarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel yang membentuk customer experience dan service experience yaitu sense, feel, think, act, relate, incentive, accessibility, convenience, utility, environment, benefit, trust dan prestise terhadap frekuensi perjalanan penumpang. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuisioner kepada 150 responden dengan teknik random sampling. Data yang terkumpul selanjutnya diolah dengan model regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan variabel yang berpengaruh terhadap frekuensi perjalanan penumpang adalah sense, incentive, convenience, environment dan prestise
Copyrights © 2020