Humaniora
No 8 (1998)

Teori Linguistik Tradisional Jawa dan Masalahnya

Timbul Haryono (Unknown)



Article Info

Publish Date
24 Jun 2013

Abstract

Makanan tradisional adalah warisan nenek moyang yang perlu dilestarikan keberadaannya sejalan dengan program "Aku Cinta Makanan Indonesia". Sampai saat ini keberadaan jenis-jenismakanan yang tersurat di dalam sumber-sumber terulis belum banyak mendapat perhatian para ahli. Beberapa sumber tertulis seperti prasasti memang telah diteliti (PKMT-UGM, 1997; Lien Dwiari, Ratnawati, 1992; Titi Surti Nastiti, 1989; Amelia, 1992), namun sumber-sumber yang berupa naskah sastra belum ba-nyak mendapat perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan menginventarisasi macam-macam makanan yangterdapat di dalam Serat Centhini. Serat Centhini merupakan salah satu karya sastra Jawa yang amat terkenal yang ditulis pada tahUn 1814 M dengan huruf Jawa tulisan tangan. Secara garis besar isinya adalah perikehidupan orang Jawa lahir-batin, filsatat, agama, kebatinan, adat kebesaran, dan kesenian. Didalamnya juga disebut nama berbagai jenis makanan dan minuman dalam konteks ceritera. Pada tahun 1912 M Serat Centhini dicetak dengan huruf latin dan diterbitkan oleh Koniaklijk Bataviaasch Genootsehap van kunsten en Wetenschappen (KBG). Kemudian pada tahun 1986-1991 Serat Centhini diterbitkan oleh Yayasan Centhini dari hasil aksara Karkana Kamajaya sebanyak 12 jilid (Marsana, dkk., 1998)

Copyrights © 1998






Journal Info

Abbrev

jurnal-humaniora

Publisher

Subject

Humanities

Description

Humaniora focuses on the publication of articles that transcend disciplines and appeal to a diverse readership, advancing the study of Indonesian humanities, and specifically Indonesian or Indonesia-related culture. These are articles that strengthen critical approaches, increase the quality of ...