Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan modelpembelajaran Problem Solving dalam meningkatan prestasi belajarsiswa kelas V Sekolah Dasar Inpres Malanuza mata pelajaranmatematika materi penjumlahan dan pengurangan pecahan.Penggunaan model pembelajaran Problem Solving diharapkan siswaakan terlibat secara langsung dalam menemukan, menggali, danmemproses pengetahuanya sendiri. Penelitian ini merupakanpenelitian tindakan kelas dengan menggunakan model siklusKemmis & Taggart yang dilakukan melalui 2 siklus dengan tahapandari setiap siklusnya adalah perencanaan, tindakan, observasi, danrefleksi. Data dalam penelitian ini diperoleh dari guru (observer) dansiswa melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitiandiperoleh prestasi belajar siswa siklus I yaitu nilai rata-ratan 67,6%dengan presentasi ketuntasan 88% dan mengalami peningkatanpada siklus II yaitu nilai rata-rata 75,6% dengan presentasiketuntasan 100%. Analisis hasil observasi menunjukan bahwakemampuan guru dalam pembelajaran dengan menggunakan modelproblem solving sangat baik pada siklus II adalah 100 %.Sedangkan aktivitas dan prestasi belajar siswa dari hasil penelitiansiklus I sampai siklus II, mengalami peningkatan.
Copyrights © 2018