Aspek penekanan dalam pengajaran sastra adalah orientasinya pada pengembangan karakter siswa, di samping manfaatnya secara estetis. Penekanan tersebut sudah seharusnya pula menjadi bagian terpenting di dalam pembelajaran sastra yang meliputi empat ranah keterampilan bersastra, yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Pembelajaran sastra memberikan peluang yang potensial di dalam pengembangan pendidikan karakter di samping pengalaman-pengalaman estetis itu sendiri. Pengintegrasian pendidikan karakter, moral, dan etika dalam setiap matapelajaran yang ada dapat dilakukan, termasuk dalam matapelajaran bahasa dan sastra Indonesia. Karya sastra yang merupakan salah satu materi yang termasuk dalam matapelajaran ini dapat dijadikan sebagai media, wahana pembelajaran etika, moral, dan karakter meskipun tidak lantas karya sastra dijadikan sebagai kitab etika dan moral. Kata Kunci: Pembelajaran Moral, Etika, Karakter, Karya Sastra
Copyrights © 2013