Journal of Empowerment Community
Vol 1, No 1 (2019): Maret 2019

PENERAPAN KEAMANAN PANGAN ASAL TERNAK DAN PEMANFAATAN HERBAL SEBAGAI GREEN ANTIBIOTIC DI DESA GURANTENG, KECAMATAN PAGERAGEUNG KABUPATEN TASIKMALAYA

Frasiska, Nurul (Unknown)
Wijayanti, Dwi (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Mar 2019

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan yang muncul di tingkat peternak rakyat dan memberikan alternatif serta edukasi tentang produk pangan asal ternak yang aman. Permasalahan yang dialami peternak sapi perah di Desa Guranteng Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya adalah banyaknya susu yang ditolak ditingkat koperasi karena susu tidak lolos uji Antibiotik. Hal ini disebabkan pengetahuan peternak terhadap residu obat akibat pengobatan penyakit mastitis masih sangat rendah.  Untuk membantu mengatasi hal tersebut, maka telah dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat Desa Guranteng dengan mengedukasi para peternak tentang keamanan pangan asal ternak yang bebas dari residu obat-obatan serta memanfaatkan antibiotik alami (Green Antibiotic) sebagai terapi pencegahan penyakit sehingga meminimalisir penggunaan obat kimia yang meninggalkan residu pada produk ternak. Metode yang digunakan adalah penyuluhan edukatif. Hasil dari kegiatan pengabdian ini ditunjukkan dengan peningkatan pemahaman  peternak sapi perah di desa Guranteng dan tumbuhnya kesadaran akan pentingnya memperhatikan keamanan pangan produk ternak.  Selain itu, hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa peternak juga menerapkan tatalaksana pemeliharaan yang lebih baik dengan penerapan dalam penggunaan Green Antibiotic sebagai pencegahan penyakit.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

JEC

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Education Social Sciences

Description

a) Pelayanan pada masyarakat, b) Ketahanan Pangan Lokal; c) Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain; d) Pemberdayaan Masyarakat; e) Layanan Komunitas Mahasiswa; f) Wilayah Perbatasan dan Wilayah Kurang Dikembangkan; g) Pengembangan wilayah terpadu h) Pendidikan untuk Pembangunan ...