Risiko merupakan hal yang akan selalu dihadapi baik secara individu maupun organisasi. Salah satu risikoyang akhir-akhir ini menjadi perhatian di Indonesia adalah adanya potensi terjadinya fraud yang bisa terjadi diberbagai organisasi. Diperlukan strategi dan desain pada setiap organisasi untuk dapat mencegah fraud tersebutsesuai dengan karakteristik masing-masing organisasi. Tujuan penelitian ini adalah merancang kerangkapencegahan fraud menggunakan pendekatan manajemen risiko dengan melihat pada risiko-risiko potensial yangterjadi pada suatu organisasi bisnis. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitataif dengan pendekatanstudi fenomenologi dan studi literatur. Penelitian ini mengacu pada kerangka yang telah ditetapkan pada standarmanajemen risiko. Oleh karena kerangka tersebut masih terlalu umum, maka diperlukan pengembangan untukmemenuhi tujuan pencegahan fraud. Standar manajemen risiko yang digunakan berdasarkan ISO 31000:2009.Desain dan Arsitektur mitigasi fraud terdiri dari prinsip antifraud, kerangka manajemen risiko fraud danproses manajemen risiko fraud. Hasil dari penelitian ini bahwa organisasi bisnis dapat menerapkan strategipencegahan fraud dengan menjalankan proses manajemen risiko fraud dengan tahapan (1)Memetakan sumber,area dan skema fraud yang sudah terjadi dan mungkin akan terjadi, (2)Mengidentifikasi risiko-risiko fraudberdasarkan area, (3) Memetakan risiko-risiko fraud tersebut pada skema-skema fraud sehingga terbentukrisk register, (4) Melakukan penilaian berkaitan dengan keterjadian dan dampak yang ditimbulkan sehinggaterbentuk peta risiko fraud, dan (5)Melakukan monitoring dan evaluasi.
Copyrights © 2017