Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui miskonsepsi siswa serta penyebab terjadinya miskonsepsi siswa kelas XI IPA SMA Negeri 9 Pontianak pada materi ikatan kimia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan jenis penelitian survei. Sampel yang digunakan sebanyak 27 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Alat pengumpul data dalam penelitian ini berupa tes diagnostik yang berbentuk pilihan ganda dengan tiga alternatif jawaban disertai alasan dan wawancara terhadap siswa yang mengalami miskonsepsi tentang materi Ikatan Kimia. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh informasi bahwa  rata-rata siswa yang mengalami miskonsepsi sebanyak 19,8%. Penyebab miskosepsi yang terjadi pada siswa antara lain disebabkan oleh: pemikiran asosiatif siswa sebesar 15,7%, alasan/penalaran yang tidak lengkap/salah sebesar 34,8%, pemikiran intuitif 19,1%, kemampuan siswa sebesar 29,2% dan humanistik1,12% dan minat 29,6 %. Kata kunci: miskonsepsi, tes diagnostik, ikatan kimia Abstract: The aims of this research are  to determine misconception of student and to describe the causes of the misconception chemical bonding. This research is description research with kind survey research. The sample that used 27 in this students with technique of sample withdraw purposive sampling. Instrument of data collector in this research is diagnostic test that organized as multiple choice with three answer alternative along with reason and  interview to students who misconception about chemical bonding matter. According result of research that mean of student who misconception 19,8%. The causes of misconception that happen to students couse of asosiation thingking student 15,7%, mistake of reasoning 34,8%, intuition thingking 19,1%, ability of student 29,2%, humanistic thingking 1,12% and interest 29,6% . Keywords : misconception, diagnostic test, chemical bonding
Copyrights © 2014