STUDIA ISLAMIKA
Vol 18, No 1 (2011): Studia Islamika

Eclecticism of Modern Islam: Islam Hadhari in Malaysia

Muhamad Ali (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Apr 2014

Abstract

Artikel ini memperlihatkan bahwa Islam Hadhari berfungsi tidak hanya sebagai respons religio-politik terhadap krisis internal yang dirasakan masyarakat Melayu, polarisasi budaya, dan politik global yang tidak seimbang, tetapi juga menunjukkan multi-interpretasi dari teks-teks Islam, sejarah, budaya dan konteks multikultural. Kasus Islam Hadhari menjadi contoh dari "tradisionalisme" dan "modernisme" Islam yang bukan dalam bentuk ideal, tetapi dalam ekspresi diskursif campuran. Islam Hadhari harus dipahami dalam kerangka persaingan ide-ide lokal dan global, yang muncul di negara-negara mayoritas Muslim di era negara-bangsa modern dan globalisasi. Artikel ini menunjukkan pentingnya mengamati reformasi Islam sebagai dialektika gerakan dan kontra-gerakan, wacana dan kontra-wacana, tetapi juga dalam hal waktu (masa lalu, sekarang, dan masa depan). Menggunakan teori modernisasi dalam menjelaskan hubungan antara Islam dan modernitas, artikel ini diharapkan dapat berkontribusi dalam memperoleh jawaban mengenai kondisi sosial-politik yang membuat gagasan Islam progresif atau Islam peradaban harus terjadi. Artikel ini memperlihatkan cara bagaimana multikulturalisme dan eklektisisme mengkarakterisasi proyek Muslim terhadap modernitas di tengah-tengah keterhubungan yang kuat dengan masa lalu dan kitab suci.DOI: 10.15408/sdi.v18i1.439 

Copyrights © 2011






Journal Info

Abbrev

studia-islamika

Publisher

Subject

Religion Education

Description

STUDIA ISLAMIKA (ISSN 0215-0492; E-ISSN: 2355-6145) is a journal published by the Center for the Study of Islam and Society (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta. It specializes in Indonesian Islamic studies in particular, and Southeast Asian Islamic studies in general, and is intended to ...