Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana peningkatan membacakan puisisiswa dengan memperhatikan lafal, nada, tekanan, dan intonasi yang tepat denganmenggunakan model sanggar sastra dan mendeskripsikan bagaimana faktor penunjang danpenghambat dalam peningkatan membacakan puisi siswa dengan menggunakan modelsanggar sastra. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Penelitianini dilakukan dalam tiga siklus. Data kualitatif dalam penelitian ini dikumpulkan dari observasidan catatan lapangan sedangkan data kuantitatif diperoleh melalui tes unjuk kerja siswa danobservasi aktivitas siswa. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif dengan memilahmilahdan mengorganisasikan data berdasarkan prosedur dan kategori yang telah ditetapkan.Berdasarkan analisis data ditemukan bahwa siswa kelas X.1 SMAN 3 Kampar mengalamipeningkatan yaitu sebesar 83,78% dengan nilai rata-rata siswa 72,73. Faktor penunjang dalampenelitian meliputi dari segi lokasi sekolah yang strategis, sarana sekolah, partisipasikolabolator, motivasi dan tindakan yang dilakukan oleh guru. Hasil penelitian ini menunjukkanbahwa terjadinya peningkatan keterampilan membacakan puisi siswa dengan memperhatikanlafal nada, tekanan, dan intonasi yang tepat serta menunjukkan adanya beberapa faktorpenunjang dan penghambat dalam peningkatan membacakan puisi siswa kelas X.1 SMAN 3Kampar. Model pembelajaran sanggar sastra sangat cocok digunakan oleh guru dalampembelajaran membacakan puisi siswa. Guru hendaknya memilih langkah pembelajaran yangtepat dalam menggunakan model sanggar sastra dalam proses pembelajaran puisi.
Copyrights © 2017