Perempuan Indonesia biasanya bukan kepala keluarga yang bisa mengambil keputusan secara mandiri. Keputusan biasanya dilakukan oleh kepala keluarga atau laki-laki yang dianggap sebagai pemimpin. Perempuan meskipun terlibat dalam kegiatan ekonomi produktif dalam keluarga, namun karena ketimpangan peran gender menjadikan kontribusi perempuan dianggap hanya sebagai penambah dan sampingan. Kegiatan belajar literasi keuangan bagi komunitas perempuan ekonomi rentan adalah kegiatan pembelajaran yang bersifat bimbingan yang tujuannya memberikan pendalaman materi terkait dengan perencanaan dan pengelolaan keuangan, penguatan motivasi, serta penilaian hasil pembelajaran. Pembelajaran literasi keuangan yang dilakukan memperhatikan tiga komponen utama dalam pembelajaran, yaitu input (masukan), proses, dan output (hasil). Langkah pembelajaran literasi keuangan dilakukan melalui kegiatan: pertemuan awal dengan warga belajar; pelaksanan kegiatan pembelajaran yang terdiri dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup; evaluasi pada aspek kognitif, afektif dan psikomotorik; penilaian dan tindak lanjut pembelajaran.
Copyrights © 2018