Penelitian ini menguji secara empirik dan menganalisis pengaruh jejaring kewirausahaan keunggulan usaha konveksi terhadap kinerja pemasaran pada usaha mikro kecil dan menengah konveksi di Jawa Tengah. Berdasarkan research gap hasil penelitian mengenai pengaruh jejaring kewirausahaan terhadap kinerja pemasaran maka memunculkan proposisi: keunggulan usaha adalah kemampuan perusahaan untuk memberikan nilai lebih dari pada pesaingnya berupa pengembangan kualitas produk, produk yang lebih bervariasi, pelayanan yang lebih baik, menciptakan loyalitas pelanggan, dan menentukan harga jual produk yang kompetitif dengan spirit kerjasama yang saling menguntungkan dan memberi kemanfaatan. Keunggulan usaha berpotensi meningkatkan kinerja pemasaran. Dasar teori yang melandasi antara lain teori modal sosial, tri keunggulan kompetitif, dan pendekatan kapabilitas dinamis dan organisasional. Populasi dalam penelitian ini adalah usaha mikro kecil dan menengah bidang konveksi di Jawa Tengah. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 180 responden. Responden adalah pemilik/pengelola usaha konveksi, pengambilan sampel diprioritaskan pada perusahaan yang mempunyai karakteristik masuk di dalam program binaan klaster Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Jawa Tengah. Teknis analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Model (SEM) dengan software AMOS versi 18. Hasil penelitian secara umum membuktikan bahwa jejaring kewirausahaan berpengaruh terhadap kinerja pemasaran konveksi melalui keunggulan usaha. Jejaring kewirausahaan berpengaruh terhadap kinerja pemasaran. Hal ini dapat dilihat nilai P value adalah 0,023 dengan kontribusi total pengaruh sebesar 0,542. Saran penelitian ini adalah perlu dibangun dan dikembangkan jejaring kewirausahaan pada usaha mikro kecil dan menengah pada usaha konveksi maupun bidang fashion.
Copyrights © 2017