Kerusakan dini lapisan perkerasan jalan umumnya dapat disebabkan oleh beberapa faktor yang saling kait- mengait. Menurut Manual Pemeliharaan Jalan No: 03/MN/B/1983 yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga, kerusakan-kerusakan jalan yang disebabkan oleh bahan perkerasan/material yang digunakan kurang baik diantaranya : retak halus , Retak selip (slippage cracks ), cacat permukaan dan terlepasnya butir-butir agregat di mana tidak adanya ikatan antar butir agregat. Dengan mengambil sampel di lapangan pada daerah yang terjadi kerusakan sebanyak 7 sampel, maka akan diteliti apakah bahan/material yang digunakan memenuhi persyaratan berdasarkan spesifikasi lapis aspal beton menurut BinaMarga. Dari Hasil pengujian didapatkan bahwa agregat yang digunakan banyak mengandung lumpur dengan kadar lumpur > 1%. Dan agregat halus yang digunakan ternyata mengandung pasir> 15%. Hal ini tentunya akan mempengaruhi daya ikat aspal tehadap agregat.
Copyrights © 2013