Aktivitas antiradikal minyak kenanga telah diteliti pada penelitian ini. Minyak kenanga diperoleh dari isolasi bunga kenanga (Cananga odorata) dengan distilasi uap pada tekanan 1,39 atm, selama 8 jam dan dilakukan analisis komponennya menggunakan Kromatografi Gas-Spektroskopi Massa (KG-SM). Aktivitas antiradikal dilakukan terhadap radikal bebas dalam minyak jagung yang diradiasi sinar UV panjang gelombang (λ) = 254 nm, selama 40 menit. Aktivitas antiradikal ditentukan dengan Electron Spin Resonance (ESR) pada penambahan volume minyak kenanga sebanyak 4, 5, 6, 7, 8, dan 9 μL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume minyak kenanga mempengaruhi aktivitasnya sebagai antiradikal dalam minyak jagung. Aktivitas optimal antiradikal minyak kenanga terhadap radikal hidroksil (80,5%), alkil (50%), dan peroksil (42,8%) diperoleh pada penambahan 7 μL minyak kenanga. Senyawa yang diduga berkontribusi pada aktivitas antiradikal adalah benzil benzoat dan p-metilanisol. Kata kunci: antiradikal, Electron Spin Resonance, minyak kenanga.
Copyrights © 2013