Penelitian bertujuan untuk menentukan penurunan miskonsepsi siswa setelah dilakukan pembelajaran remedial dengan menggunakan model pembelajaran induktif pada materi reaksi reduksi dan oksidasi (redoks) di MAN 2 Samarinda Tahun Ajaran 2016/2017. Partisipan penelitian adalah siswa kelas X MIPA 1 yang berjumlah 38 siswa dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar berupa soal yang dilengkapi butir skala certaintly of response index (CRI) pada post-test dan ulangan harian. Sebanyak 30 siswa pada post-test 1, 25 siswa pada post test 2 dan 28 siswa pada ulangan harian mengalami miskonsepsi setelah diajar menggunakan model pembelajaran langsung. Setelah dilakukan remedial menggunaan model induktif, sebanyak 24 siswa pada post test 1, sebanyak 21 siswa pada post test 2 dan sebanyak 23 siswa pada ulangan harian mengalami miskonsepsi. Penurunan persentase miskonsepsi siswa pada post test 1 sebesar 20,0%, pada post test 2 sebesar 16,0% dan pada ulangan harian sebesar 17,9%. Simpulan penelitian didapatkan bahwa model pembelajaran induktif dapat mengurangi miskonsepsi siswa pada materi reaksi redoks.
Copyrights © 2020