PIPER
Vol 16, No 31 (2020): JURNAL PIPER

Mikrohabitat Katak Bertanduk (Megophrys nasuta) di Hutan Bukit Beluan Kecamatan Hulu Gurung Kabupaten Kapuas Hulu

Sri Sumarni (Unknown)



Article Info

Publish Date
18 Dec 2020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi mikrohabitat katak Megophrys nasuta di Hutan Bukit Beluan Kecamatan Hulu Gurung Kabupaten Kapuas Hulu.Manfaat penelitian ini diharapkan menjadi informasi awal tentang mikrohabitat katak Megophrys nasuta dan yang nantinya digunakan sebagai databasedalam kelestarian katak Megophrys nasuta di Kawasan Hutan Bukit Beluan Kecamatan Hulu Gurung Kabupaten Kapuas Hulu. Penelitian ini menggunakan Metode Visual Encounter Survey (VES) dikombinasikan dengan metode pembuatan perangkap (Trapping), untuk pengukuran parameter lingkungan mikrohabitat menggunakan Sistem Transek secara purposive berdasarkan dua tipe habitat yaitu akuatik dan terestrial.Hasil penelitian menunjukan bahwa mikrohabitat M. nasuta berada pada kisaran suhu 24-25ÚC dengan nilai rata-rata 24,4ÚC, kelembaban udara 90-93% dengan nilai rata-rata 91,75%, pH air mendekati normal (7) yaitu 6,8, kedalaman serasah ditemukan M. nasuta adalah8,37 cm, pada ketinggian permukaan air sekitar 30-72,6 cmdengan nilai rata-rata 54 cm dan ketinggian tempat ditemukan M. nasuta kisaran antara 141-195 m.dpl. Keadaan sungai bersih, dengan tutupan tajuk yang cukup, terdapat banyak serasah daun dan ranting-ranting pohon pada daratan yang menjadi tempat tinggal, tempat bertahan hidup dan berkembang biak. Diketahui dari data Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa temperatur rata-rata di kawasan Kapuas Hulu pada saat penelitian berkisar antara 26.80-27.80ÚC, hari hujan rata-rata 22 hari dan curah hujan rata-rata 404.70 mm. Kata Kunci:Mikrohabitat, Katak Bertanduk (Megophrys nasuta), Hutan Bukit Beluan

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

piper

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Education Library & Information Science

Description

PIPER merupakan salah satu media/wadah untuk mengembangkan kemampuan ilmiah civitas akademika Fakultas Pertanian, terutama kemampuan berkomunikasi secara tertulis sesuai kaidah-kaidah ilmiah. Sebagai wadah menampung hasil-hasil penelitian ilmiah, PIPER dapat memperkaya khasanah ilmu dan pengetahuan ...