Proses deformasi akan mengakibatkan peningkatan kekuatan logam yang akan terjadi tergantung seberapa besar deformasi atau regangan yang akan diterima oleh benda kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi temperatur 150oC, 160oC, 170oC dan reduksi penampang 5%, 10%, 15% pada proses penempaan dan sebelum proses penempaan pada komposit Al 2xxx (piston bekas) paduan abu dasar batubara terhadap laju keausan dan strukturmikro. Hasil uji keausan dapat dilihat bahwa variasi temperatur dan reduksi penampang sangat berpengaruh terhadap ketahanan aus yakni dengan nilai laju keausan terendah pada sepesimen dengan variasi temperatur 170oC dan reduksi penampang 15% dengan hasil 0,004 x 10-6 mm3/mm, untuk strukturmikronya membuat ukuran butirnya semakin kecil yakni dengan ukuran diameter rata-rata butir terendah pada sepesimen dengan variasi temperatur 170oC dan reduksi penampang 15% dengan hasil 133,3 µm berbanding terbalik dengan sebelum proses penempaan dimana ketahanan ausnya sangat rendah dengan nilai laju keausan pada spesimen sangat tinggi dengan hasil 0,054 x 10-6 mm3/mm dan strukturmikronya membuat ukuran butir dengan hasil 257,56 µm. Hal ini menunjukan bahwa semakin besar temperatur dan reduksi penampang pada proses penempaan aluminium 2xxx (piston bekas) paduan abu dasar batubara dapat meningkatkan sifat mekaniknya.
Copyrights © 2019