Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah layanan konseling kelompok dengan teknik permainan dapat mengurangi keterisoliran siswa di SMAN 01 Bombana. Subjek dalam penelitian ini adalah 8 siswa, 3 siswa yang mengalami keterisoliran tingggi dan 5 siswa mengalami keterisoliran rendah. Penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen dengan pendekatan pre-eksperimen dengan desain one group pretest dan posttest. Metode pengumpulan data adalah menggunakan angket keterisoliran siswa. Metode analisa data menggunakan uji t. hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh nilai sig. 0,012 < nilai 0,05,ini berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hasil analisis angket sebelum pemberian perlakuan (pretest) siswa yang bermasalah memiliki presentasi rata-rata yang tinggi mencapai 76,27%, setelah diberikan perlakuan (posttest) presentasi siswa yang bermasalah mengalami penurunan dengan rata-rata 48,2%. Jadi, siswa yang mengalami keterisoliran tinggi setelah diberikan perlakuan mengalami penurunan sebesar 28,07%. Artinya bahwa layanan konseling kelompok dengan teknik permainan dapat mengurangi keterisoliran siswa di SMAN 01 Bombana. Kata Kunci: Keterisoliran Siswa, Konseling Kelompok, Teknik Permainan
Copyrights © 2021