Respons: Jurnal Etika Sosial
Vol 18 No 01 (2013): Respons: Jurnal Etika Sosial

Negara Untuk Rakyat dan Rakyat Untuk Negara

Rodemeus Ristyantoro (Unknown)



Article Info

Publish Date
08 Aug 2019

Abstract

Paham Negara integralistik Soepomo seringkali disalahpahami. Ada yang menganggap paham ini mengarah ke totaliter, di mana penguasa bisa bersikap sewenang-wenang. Ada juga yang menganggap paham ini anti-demokrasi. Pandangan seperti itu bisa saja muncul jika kita tidak begitu menyelami pandangan Soepomo secara utuh. Pada intinya, Soepomo ingin menawarkan sesuatu yang sesuai dengan paham ketimuran dan menolak faham Barat yang pada waktu itu memang sedang diperangi. Jadi, sebenarnya, inti paham Negara integralistik adalah menyatunya pemimpin dengan rakyat, Jika ada kesatuan tentunya keinginan-keinginan dari kedua belah pihak tidak akan saling menyimpang. Mereka akan saling melengkapi sebab pemimpin dan rakyat merupakan satu-kesatuan organik. Itulah inti dari semangat manunggaling kawulo gusti. Sementara itu, penolakan demokrasi di sini terutama demokrasi Barat, karena demokrasi Barat bersifat liberal, individualistik. Masyarakat Indonesia itu tidak individualistik, melainkan berdasarkan pada rasa bersama, kolektif. Bentuk negara Indonesia harus mengungkapkan “semangat kebatinan bangsa Indonesia”, yaitu hasrat rakyat akan persatuan: persatuan hidup, persatuan antara dunia luar dan batin, antara rakyat dan para pemimpinnya.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

respons

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Respons (p-ISSN 0853-8689/e-ISSN 2715-4769) is a bilingual (Indonesian and English language) and peer-reviewed journal published by Centre for Philosophy and Ethics of Atma Jaya Catholic University of Indonesia. Respons specializes in researched papers related to social ethics, philosophy, applied ...