Minyak kayu putih dihasilkan dari proses penyulingan daun kayu putih, merupakan salah satu komoditas ekspor Indonesia. Di Kabupaten Bima terdapat beberapa industri penyulingan minyak kayu putih dari daun Melaleuca cajuputi, untuk itu perlu ada informasi komprehensif tentang teknologi penyulingan minyak kayu putih dari spesies tersebut yang berasal dari Bima, maka penelitian ini dilakukan agar dapat mengetahui kontribusi dari berbagai variabel pada proses penyulingan minyak kayu putih tersebut terhadap rendemen dan variabel respon lainnya. Untuk dapat meningkatkan rendemen minyak, perlu diketahui kondisi optimum teknologi penyulingan minyak kayu putih. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari hubungan berbagai variabel prediktor terhadap laju alir kondensat dan rendemen minyak kayu putih. Untuk mengetahui pola hubungan dan korelasi antar variabel, data penelitian di analisis menggunakan analisis regresi korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh lama penyulingan dan variabel prediktor lainnya terhadap laju alir kondensat dan rendemen minyak kayu putih. Kisaran rendemen setiap jam selama 4 jam penyulingan yaitu 1,56% - 0,001% dengan jumlah rendemen setelah penyulingan 1,82%. model hubungannya ; R= 0,83. Sedangkan kisaran laju alir kondensat selama penyulingan adalah 46,67 ml/menit 5,88 ml/menit model hubungan antar variabel tersebut ; R= 0,99.
Copyrights © 2020