Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri
2020: SNTIKI 12

Klasifikasi Retardasi Mental Anak Menggunakan Backpropagation Momentum

Novi Yanti (UIN Suska Riau)
Yeni Fariati (UIN Suska Riau)
Elvia Budianita (UIN Suska Riau)
Suwanto Sanjaya (UIN Suska Riau)
Megawati Megawati (UIN Suska Riau)



Article Info

Publish Date
12 Dec 2020

Abstract

Terjadinya kendala keterampilan selama masa perkembangan anak, ditandai dengan adanya gangguan perkembangan jiwa yang tidak lengkap atau yang terhenti, hal ini dapat mempengaruhi tingkat emosional dan kecerdasan anak baik sebagian atau keseluruhan yang meliputi kemampuan kognitif, bahasa, motorik, dan sosial. Ciri ini merupakan gangguan retardasi mental pada anak sebelum berusia 18 tahun. Klasifikasi retardasi mental terdiri atas ringan, sedang, berat, dan sangat berat. Klasifikasi menggunakan 17 variabel masukan menerapkan metode backpropagation momentum dengan jumlah data yang digunakan 127 data. Parameter target error 0.001, maksimum epoch 1000, learning rate 0.01, 0.03, 0.05, 0.07, 0.4, jumlah neuron hidden layer 17, momentum 0.1, 0.3, 0.6, 0.8, 0.9 dengan perbandingan data 70:30, 80:20, 90:10. Hasil pengujian data 90:10 dengan parameter learning rate 0.07 dan momentum 0.8 memperoleh nilai akurasi 100%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa backpropagation momentum dapat melakukan klasifikasi gangguan retardasi mental dengan sangat baik.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

SNTIKI

Publisher

Subject

Computer Science & IT Control & Systems Engineering Electrical & Electronics Engineering Industrial & Manufacturing Engineering Mathematics

Description

SNTIKI adalah Seminar Nasional Teknologi Informasi, Komunikasi dan Industri yang diselenggarakan setiap tahun oleh Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. ISSN 2579 7271 (Print) | ISSN 2579 5406 ...