Journal of Islamic Medicine
Vol 5, No 1 (2021): JOURNAL OF ISLAMIC MEDICINE EDISI MARET 2021

Hubungan antara Durasi Tidur dengan Asupan Makan, Aktivitas Fisik dan Kejadian Obesitas Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Ermin Rachmawati (Departemen Fisiologi, Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang)
Nimas Eka Firdaningrum (Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang)
Achdiat Agoes (Departemen Saraf, Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang)



Article Info

Publish Date
31 Mar 2021

Abstract

Durasi tidur yang pendek merupakan masalah yang kerap dihadapi oleh mahasiswa kedokteran. Disisi lain, obesitas merupakan salah satu masalah gizi utama di dunia termasuk Indonesia, dengan salah satu faktor resiko yaitu gangguan fungsi tidur. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara durasi tidur dengan asupan makan, aktivitas fisik dan kejadian obesitas pada mahasiswa PSPD UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Penelitian ini merupakan studi cross sectional dengan teknik cluster sampling. Sebanyak 78 mahasiswa PSPD UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berpartisipasi sebagai responden penelitian ini. Durasi tidur diukur dengan menggunakan kuisioner Rerata Durasi Tidur dalam 1 minggu, asupan makan diukur dengan kuisioner 24 Hours Food Recall, aktivitas fisik diukur dengan kuisioner GPAQ (Global Physical Activity Questionnaire) dan kejadian obesitas dinilai dari BMI (Body Mass Index), BMI diukur dengan menggunakan timbangan berat badan dan tinggi badan SMIC ZT-120. Data yang diperoleh diolah mengggunakan statistik deskriptif dan inferensial, dengan uji analisis chi-square. Dari total 78 responden, didapatkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki durasi tidur yang buruk (6 jam; 53,8%), sedangkan mahasiswa yang memiliki durasi tidur cukup (6 jam) sebesar 28,2% dan durasi tidur baik (7-9 jam) sebesar 17,9%. Hasil analisis chi-square menunjukkan bahwa durasi tidur memiliki hubungan yang signifikan dengan asupan makan (p-value= 0,000) dan kejadian obeistas (p-value= 0,000), tetapi durasi tidur tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan aktivitas fisik (p-value= 0,171). Durasi tidur yang buruk memiliki hubungan dengan kejadian obesitas melalui asupan makan, tapi tidak dengan aktivitas fisik.Kata kunci : Kata kunci : Body Mass Index, Asupan Makan, Kejadian Obesitas, Aktivitas Fisik, Durasi Tidur

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

jim

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology

Description

Journal of Islamic Medicine is a medical journal published twice a year in March and September by the School of Medicine, Faculty of Medicine and Medical Sciences, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim ...