Tujuan penelitian ini adalah menemukan ekspresi estetik dalam lakon Banjaran Cakil oleh Dalang Ki Purbo Asmoro. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskrispsi kwalitatif. Teknik analisis data menggunakan teori hermenuetik dan agih. Lakon Banjaran Cakil yang dipentaskan oleh Ki Purbo Asmoro terdapat perilaku komunikasi yang terjadi dalam masarakat dan pola tuturan yang dipengaruhi oleh konteks yang terjadi pada saat itu. Perilaku komunikasi yang terdapat dalam lakon Banjaran Cakil dipengaruhi oleh setting, participant, act, key, instrument, norms dan genre. Komunikasi yang dihasilkan dalam lakon Banjaran Cakil berupa suluk, antawacana, gendhing, keprakan, dhodhogan kothak, sabetan dan sindhenan yang berupa tindak tutur yang diekspresikan dalam lakon Banjaran Cakil. Bentuk ekspresi estetik pada lakon Banjaran Cakil tersebut diejawantahkan menggunakan basa rinengga, unen-unen,sabetan untuk menghasilkan nilai etik dan estetik.
Copyrights © 2021