Istilah Sexi Dance sudah tidak asing lagi didengar di dunia hiburan dan bahkan penarinya berstatus mahasiswa. Pendidikan yang dialami menarik untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tentang pendidikan yang dialami perempuan berstatus mahasiswa yang bekerja sebagai sexi dancer di daerah Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif untuk melihat fenomena sosial secara holistik dan mendalam. Sesuai dengan tujuan digunakan teknik cuplikan snowball sampling yakni dengan memiliki informan kunci yang kemudian dari informan tersebut mendapatkan informan selanjutnya untuk teknik pengumpulan data digunakan wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif.Temuan penelitian menunjukkan gambaran bahwa di dalam pendidikan informal yakni keluarga, informan mengalami adanya pengekangan dengan aturan yang ditetapkan oleh keluarga, adanya nilai agama dan pengetahuan umum yang diajarkan dalam keluarga, etika dan berbuat baik terhadap oranglain. Sedangkan pendidikan secara formal mereka berada pada jenjang perguruan tinggi ternama di daerah Yogyakarta dengan nilai yang baik. Kemudian di masyarakat, mereka belum terjun langsung secara total dalam kegiatan masyarakat, hanya mengikuti kegiatan di kampus dan kelompok menarinya. Adanya temuan di lapangan bahwa untuk pekerjaan sebagai sexi dancer belum banyak orang yang mengetahui baik dari pihak keluarga maupun masyarakat, tetapi hanya beberapa teman mengetahui pekerjaan tersebut dilakukan selain berstatus sebagai mahasiswa. Kata Kunci: Pendidikan, Perempuan, Sexi Dancer, Keluarga, Sekolah, Masyarakat
Copyrights © 2018