MUDRA Jurnal Seni Budaya
Vol 35 No 2 (2020): Mei

Maskot Kota Yogyakarta

Paku Kusuma (Prodi DKV, Fak. Industri Kreatif, Universitas Telkom)
Dharsono Dharsono (ISI Surakarta)
Dwi Marianto (ISI Yogyakarta)
Guntur Guntur (ISI Surakarta)



Article Info

Publish Date
24 Jul 2020

Abstract

Maskot tidak sekedar bentuk yang tanpa makna, didalamnya terdapat nilai filosofis yang membawa pesan penting dari suatu cita-cita bersama. Sistem identitas menjadi penghubung antara kajian keberadaan maskot dan kebutuhan pencitraan suatu daerah. Setiap daerah, tentu saja memiliki keunikan yang membedakan dengan daerah lainnya; keunikan tersebut akan memberikan keuntungan tersendiri bagi entitas yang ada dalam ruang lingkupnya. Begitu pula untuk Daerah Istimewa Yogyakarta, yang meskipun notabene telah menyandang predikat daerah istimewa akan tetapi perlu juga dipikirkan membangun identitas wilayahnya sebagai asosiasi penguatnya. Fokus dalam penelitian kualitatif ini akan menguak sejauh mana peran Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta dalam proses pemikiran membuat “maskot” yang menunjukan keistimewaannya. Kajian penulisan dengan penekanan pandangan kebudayaan melalui UU keistimewaan D.I. Yogyakarta yang disandingkan dengan pemikiran mengenai pencitraan kota.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

mudra

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

AIMS The journal presents as a medium to share knowledge and understanding art, culture, and design in the area of regional, national, and international levels. In accordance with the meaning of the word “Mudra”, which is a spiritual gesture and energy indicator, it is hoped that the journal ...