Kematian ayah merupakan pengalaman kehilangan yang sangat mendalam dan dapat memberikan dampak psikologis signifikan, terutama bagi perempuan dewasa muda. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman subjektif perempuan dewasa muda pasca kehilangan ayah, dengan fokus pada reaksi emosional, proses adaptasi, serta peran dukungan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam secara semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehilangan ayah memicu reaksi duka mendalam seperti syok, histeria, perasaan bersalah, hingga gangguan fisik dan emosional. Informan mengalami kesulitan tidur, penurunan nafsu makan, dan pesimisme terhadap masa depan. Namun, terdapat pula proses adaptasi positif berupa peningkatan kemandirian dan tanggung jawab terhadap keluarga. Kurangnya dukungan sosial dan kecenderungan memendam perasaan diketahui dapat memperburuk proses penyembuhan psikologis. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan emosional dan sosial dalam membantu perempuan dewasa muda menghadapi proses berduka dan mencegah dampak psikologis jangka panjang.
Copyrights © 2025