Ayat-ayat al-Qur’an merupakan petunjuk bagi manusia di bumi. Oleh karena itu al-Qur’an menggunakan bahasa manusia dimana mereka hidup. Nabi Muhammad terpilih sebagai utusan untuk mensyiarkan agama Islam dengan pilar al-Qur’an sesuai lughah yang dipakai. Memahami al-Qur’an tidak cukup dengan membacanya saja, walaupun setiap bacaannya ada ganjarannya. Lebih daripada itu pemahaman pada bahasa yang disampaikan al-Qur’an patut dijadikan perhatian lebih guna mendapatkan pemahaman secara komprehensif dalam segala aspek petunjuk yang diperuntukan seluruh alam ini. Pemahaman secara linguistik seperti antonim dalam al-Qur’an atau dila>lah dalam Q.S al-Hasyr ini akan dibahas dalam artikel ini guna mencari antonim dalam surah tersebut berdasarkan kisaran makna dan jenis dari antonim perspektif semantik AL-Khulli. Adapun metode dalam tulisan ini dengan menggunakan semantik al-Khulli dengan berpacu pada teorinya tentang sembilan jenis antonim dalam bahasa Arab. Akan tetapi, dalam Q.S Hasyr. Dari kesimpulan nya terdapat lima jenis antonim yaitu: Binary/ ???? ???, Bagian/ ???? ????, Affinity/ ???? ???????, Graded/ ???? ????, Conversense / ???? ???.
Copyrights © 2019