Model pembelajaran berbasis proyek yang menjadikan peserta didik sebagai pusat pembelajaran sangat diperlukan dalam pembelajaran kimia, sehingga peserta didik menjadi lebih aktif dan berdampak pada peningkatan keterampilan proses sains. Model Pembelajaran berbasis proyek melalui kegiatan fun chemistry diharapkan dapat membuat pembelajaran kimia menjadi lebih menyenangkan, kemudian peserta didik menjadi lebih aktif, sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar dan keterampilan proses sains. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XI SMK Analis Kimia YPPT Majalengka 2017/2018. Langkah-langkah yang dilaksanakan dalam model PjBL meliputi penentuan pertanyaan, perancangan proyek, penyusunan jadwal, monitor setiap kemajuan proyek, presentasi hasil dan penilaian serta evaluasi. Penguasaan konsep materi yang menghasilkan prestasi peserta didik diukur melalui teknik One Group Pretest and Postest Design, kemudian tingkat efektivitas pembelajaran diamati pada tiap tahap pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek sesuai dengan sintaksnya dan aspek kinerja digunakan untuk mengukur keterampilan proses sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL dapat meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik sebesar 40,7% dan meningkatkan kinerja peserta didik pada setiap tahapan proses sains yang dilakukan.
Copyrights © 2021