Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan penilaian teman sejawat dalam membentuk kebiasaan berpikir produktif siswa yang diaplikasikan pada materi pokok asam basa. Metode penelitian menggunakan eksperimen kuasi dengan desain “Nonequivalent Control Group Pretest-posttest Design” melibatkan 2 kelas yang berasal dari kelas XI IPA 6 sebagai kelas eksperimen dan XI IPA 11 sebagai kelas kontrol. Data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berfikir produktif siswa sebesar 0,47 yang termasuk ke dalam kategori sedang dan untuk masing-masing indikator kebiasaan berfikir produktif (regulasi diri, berfikir kritis dan berfikir kreatif) setelah penerapan penilaian teman sebaya. Hasil analisis penerapan penilaian teman sebaya pada pembelajaran laboratorium baik pada saat proses praktikum maupun pembuatan laporan menjadikan siswa sebagai anggota kelompok: 1) mau mendengarkan atau mempertimbangkan pendapat teman satu kelompok berkaitan dengan data yang diobservasi (100%), 2) tidak mencoba mendominasi kelompok ketika memutuskan hasil pengamatan (97%), 3)berupaya memahami perasaan, pengetahuan dan kemampuan teman dalam satu kelompok(tidak kopetitif)(100%), 4) selalu berupaya mendapat data yang lengkap (94%). Hasil korelasi antara penlaian teman sejawat terhadap indikator kebiasaan berfikir produktif untuk kelas sampel menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara KBP dengan penilaian diri ditandai dengan nilai r hitung 0,382) ≥ r tabel (0,301).
Copyrights © 2018