Mantra Melayu sedang mengalami ancaman tergerus modernisasi, tidak banyak masyarakat meneruskan tradisi melestarikan mantra sebagai bagian kehidupan keseharian di Sumatera Selatan. Permasalahan penelitian: bagaimana bentuk dan strategi pengajaran mantra Melayu di masyarakat Besemah Sumatera Selatan dalam arus modernisasi dan globalisasi. Tujuan penelitian: untuk mengetahui bentuk dan strategi pengajaran mantra Melayu di masyarakat Besemah Sumatera Selatan dalam arus modernisasi dan globalisasi. Manfaat penelitian tersedianya data dan informasi bentuk dan strategi pengajaran mantra Melayu di masyarakat Besemah Sumatera Selatan dalam arus modernisasi dan globalisasi. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian: mantra Melayu Besemah dikemas dalam bentuk rejung, tadut, guritan, tangis ayam, mantra sardundun. Pengajaran mantra secara tradisional dilakukan dengan metode lisan dari mulut ke mulut, namun diera keterbukaan dan upaya mengangkat budaya lokal di bidang pendidikan mantra diajarkan di sekolah-sekolah di kota Pagaralam dalam materi muatan lokal. Terobosan pengajaran ini dapat menyelamatkan mantra Besemah dari kepunahan.
Copyrights © 2020