Jurnal Deformasi
Vol 6, No 1 (2021): JURNAL DEFORMASI

Pengaruh Penambahan Serbuk Biji Karet Terhadap Kuat Geser Tanah Merah

Aliyan Saputra Jaya (Universitas PGRI Palembang)
Amiwarti Amiwarti (Universitas PGRI Palembang)
Reffanda Kurniawan Rustam (Universitas PGRI Palembang)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2021

Abstract

ABSTRAK Tanah merupakan bagian dari kerak bumi yang tersusun dari mineral dan bahan-bahan organik. Tanah merah daerah Pakjo termasuk ke dalam jenis tanah lempung lunak dengan kuat geser yang rendah. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kuat geser tanah merah yang terjadi apabila ditambahkan serbuk biji karet ke tanah merah dengan persentase 5%, 10%, 15%, 20%, 25%. Penelitian dilakukan di laboratorium dengan menggunakan pengujian pemadatan tanah dan pengujian kuat geser (direct shear). Dari hasil pengujian didapat bahwa tanah merah didaerah Pakjo Kota Palembang memiliki nilai kadar air (w) sebesar 27,70%, berat jenis tanah (Gs)  2,67, batas cair (LL)  63,35%, batas plastis (PL) 25,13%, dan indeks plastisitas (IP) 38,22%. Dan berdasarkan sistem klasifikasi USCS termasuk kedalam klasifikasi tanah lempung (CH), sedangkan berdasarkan sistem klasifikasi AASHTO adalah A-7-6 (clavey soils). Dengan pengujian pemadatan tanah standar (PTS) didapat kadar air optimum 24% dan berat isi kering optimum 1,634 gr/cm3. Dari pengujian direct shear disimpulkan bahwa tanah merah dicampur dengan serbuk biji karet sebesar 15% dapat meningkatkan kuat geser tanah merah dengan  kuat geser (t) sebesar 65,70 kPa, nilai  kohesi (c) 49,00 kPa dan nilai sudut geser dalam (f) 38,01o

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

deformasi

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Transportation

Description

Jurnal Deformasi merupakan jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel tentang: Structural Engineering, Transportation Engineering, Geotechnical Engineering, Construction Engineering & Management, Water Resources Engineering, dan Urban Planning, yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Juni dan ...