Desa Limbang Jaya merupakan salah satu sentra pengrajin besi di Kabupaten Ogan Ilir yang menghasilkan limbah serbuk besi yang tidak dimanfaatkan. Dengan semakin berkembangnya teknologi beton, semakin banyak pula inovasi untuk meningkatkan mutu beton, salah satunya adalah dengan memasukkan sebagian bahan pengganti (subtitusi) kedalam campuran penyusun beton, yang dapat berupa bahan limbah yang tidak terpakai dan di anataranya adalah serbuk besi yang dihasilkan dari Desa Limbang Jaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penambahan limbah serbuk besi sebagai bahan campuran beton terhadap mutu beton rencana K225 (umur 14 hari dan 28 hari), dengan variasi campuran 0%, 5%, 10%, dan 15%. Hasil uji kuat tekan beton polos diperoleh sebesar 241,17 kg/cm2. Dan dengan penambahan serbuk besi sebesar 5%, 10% dan 15% didapat hasil kuat tekan 218,50 kg/cm2, 217,59 kg/cm2 dan 216,63 kg/cm2. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penambahan limbah serbuk besi dari Desa Limbang Jaya dengan variasi 5% sampai 15% menunjukkan nilai yang semakin menurun, sehingga perlu dilakukan penelitian lagi dengan variasi di bawah 5%..
Copyrights © 2020