Fenomena pelecehan seksual pada anak (child sexual abuse) merupakan permasalahan yang terus menghantui siapapun, khususnya para orang tua. Kepolosan dan ketidaktahuan anak-anak merupakan salah satu sebab mengapa mereka seringkali menjadi sasaran tindakan pelecehan seksual. Untuk itu, pendidikan seks menjadi hal yang tak kalah penting untuk diberikan kepada anak sejak dini. Melalui makalah ini, penulis akan mengkaji secara mendalam tentang pendidikan seks untuk anak usia dini dengan memfokuskan kajiannya pada dua poin pembahasan, yaitu: materi dan strategi pendidikan seks pada anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah library research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan seks untuk anak usia dini dapat dilakukan dengan memberikan materi pendidikan seks melalui beberapa strategi yang diantaranya adalah mengenalkan anggota tubuh beserta fungsinya, mengajarkan anak untuk bisa membersihkan area intim mereka sendiri, memahamkan bagian tubuh yang tidak boleh dilihat dan disentuh orang lain, mengajarkan konsep perbedaan jenis kelamin, memotivasi anak untuk berani berkata “tidak” saat ada orang lain yang menyentuh bagian tubuh mereka yang terlarang dan berani meminta tolong dan melaporkan kepada orang tua ketika hal tersebut terjadi. Selain itu, orang tua juga perlu membekali anak-anak dengan literasi digital yang positif saat mereka mulai mengenal atau dekat dengan gadget, internet, dan media sosial. Perhatian dan pengawasan maksimal dari orang tua dan pendidik juga merupakan hal yang tidak boleh terlupakan untuk memaksimalkan proses pendidikan seks bagi anak.
Copyrights © 2021