Kesenian Tayub merupakan kesenian yang diwariskan dari generasi ke generasi dengan mengkolaborasikan antara seni musik (gamelan) dengan seni tari dari waranggana. Kesenian Tayub biasa digunakan dalam suatu upacara yang memberikan simbol kesuburan dan kerukunan dalam masyarakat. Globalisasi memberikan dampak adanya perubahan budaya dalam masyarakat yang menyebabkan kesenian tradisional tergeser dalam kehidupan masyarakat, Kesenian Tayub merupakan kesenian yang perlu dilestarikan namun seiring dengan berkembangnya zaman eksistensi kesenian Tayub semakin memudar sehingga, pentingnya mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi eksistensi kesenian Tayub. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi eksistensi kesenian Tayub, serta upaya dalam melestarikan kesenian Tayub di Dusun Ngrajek Desa Sambirejo Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang memengaruhi eksistensi kesenian Tayub adalah kurangnya minat generasi muda dalam melestarikan budaya Tayub, kurangnya kepedulian dan partisipasi masyarakat terhadap kesenian Tayub, sehingga keberadaan kesenian Tayub tergeser dalam masyarakat. Sedangkan upaya pemerintah dalam melestarikan kesenian Tayub dilakukan dengan adanya pembinaan bagi seniman sehingga dapat mengurangi persepsi negatif dan memberikan inovasi-inovasi dalam pertunjukan Tayub. Penelitian ini sangat penting dalam masyarakat sehingga masyarakat dan generasi muda dapat melestarikan kebudayaan lokal yang ada di Dusun Ngrajek.
Copyrights © 2021