Perkembangan informasi dan teknologi memaksa para peserta didik untuk lebih dewasa daripada usianya. Pada era revolusi industry ini semakin banyak peserta didik yang mengikuti budaya asing tanpa menyaringnya. Sehingga, banyak anak yang tidak lagi mengikuti badaya baik yang diberikan oleh leluhur. Oleh karena itu, pendidikan karakter haruslah diterapkan dengan baik pada sekolah. Pemerintah begitu peka melihat perkembangan zaman yang semakin melaju kencang ini sehingga pemerintah berinisiatif untuk mengubah kurikulum menjadi kurikulum berkarakter (K- 13) yang bisa menanamkan nilai-nilai karakter bangsa kepada para generasi bangsa. Penerapan kurikulum K 13 atau berkarakter ini sangat membantu orang tua, karena para orang tua peserta didik sangat berharap bahwa anaknya bisa menjadi cerdas dan memiliki rasa hormat, sopan, santun, betanggung jawab, mandiri dan lain sebagainya.
Copyrights © 2020