Kemampuan berbicara adalah hal mendasar bagi anak untuk dapat berkomunikasi secara verbal dan dapat berinteraksi terhadap sesama yang lain. Kemahiran ini menggambarkan perihal bagaimana anak bisa merangkaikan kosakata berbagai kosakata yang sudah mereka dapatkan dengan kesanggupan anak dalam berbicara secara verbal terhadap temannya. Permasalahan observasi ini ialah dengan melalui bahan ajar bercerita bisa meransang atau menstimulasi kemahiran berinteraksi dengan anak yang lain di PAUD Darussalam Telagasari. Oleh karena itu maksud dan tujuan observaasi yang akan di teliti adalah menceritakan secara mendetail kalau bahan ajar melalui bercerita bisa merangsang daan menstimulas kemahiran berbicara anak. Pokok utama yang dipilih dalam observaasi ini adalah anak kelas A atau usia kurang dari 5 tahun sejumlah 10 orang. Penelitian ini dilakukan secara bertahap yaitu perencaan,teori pemantauan dan spekulasi. Cara penghimpunan data menggunakan penelitian dan tanya jawab. Metode penjabaran data yang dipakai yaitu deskriptif yang mendekati kuantitatif. Berdasarkan hasil observasi dan uraian bisa di rangkum bahwa kemahiran berbicara kelompok usia 4 saampai 5 tahun di PAUD Darussalam Telagasari dapat ditingkatkan degan menggunakan metode bercerita. Degan dibuktikan adanya persentase rata-rata pembelajaran dikelas capaian anak dari kondisi awal 33%, meningkat pada rangkaian tahapaan I menjadi 77%, dan pada rangkaian tahapan II juga terjadi lonjakan sebesar 93%.
Copyrights © 2021