Dari waktu ke waktu seiring berkembangnya teknologi dan peradaban manusia, kepentingan dan kebutuhan manusia pun ikut bertambah, akibat nya hal ini juga menyebabkan timbul nya efek negatif sehingga kejahatan dan pelanggaran hukum pun ikut bertambah, dan si pelanggar pun akan mendapatkan hukuman. Salah satu hukuman yang diberikan adalah pidana penjara, yang berfungsi untuk menyadarkan pelaku dan membuatnya tidak mengulangi kesalahannya lagi. Di Indonesia pelaksanaan pidana penjara dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan, dengan situasi kondisi di Lapas seorang narapidana memerlukan dukungan sosial dari keluarga untuk membuat mereka merasa dicintai dan memiliki rasa percaya diri. Dukungan sosial dari keluarga adalah: dukungan emosional, dukungan instrumental, dukungan informasi dan dukungan motivasi yang mempengaruhi penerimaan kembali narapidana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang diuji melalui pengujian hipotesis dan menjelaskan hubungan antar variabel. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada warga binaan. Dari penelitian yang dilakukan ditemukan hasil bahwa ditemukan dukungan sosial dari keluarga memiliki pengaruh yang positif dan signifikan bagi sikap warga binaan di Lapas Kelas I Medan.
Copyrights © 2021