KINAA: Jurnal
Vol 5 No 1 (2020)

Pendampingan Pastoral Pasca Penguburan di Gereja Toraja Jemaat To' Katimbang Klasis Sangbua Lambe'

Fitriani Bate Bandera (Unknown)
Agustinus K Sampeasang (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2020

Abstract

Kematian aggota keluarga pasti membuat setiap keluarga mengalami dukacita yang mendalam. Salah satu tugas dari panggilan gereja adalah memberikan pemghiburan dan penguatan kepada segenap keluarga yang berduka karena kematian, bukan hanya pada saat almarhum/ almarhumah belum dikuburkan maupun setelah (pasca) penguburan. Dalam praktiknya selama ini banyak Majelis Gereja (Pendeta, Penatua, dan Diaken) lebih focus pada pelayanan penghiburan dan penguatan kepada keluarga selama almarhum/ almarhumah belum dikuburkan. Pada hal justeru ketika setelah penguburan dan semua kerabat telah kembali ke tempat masing-masing, kehadiran gereja justeru sangat dibutuhkan dalam mendampingi keluarga yang ditinggalkan. Penguatan dari gereja memungkinkan mereka dapat menjalani kehidupan selanjutnya.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

kinaa

Publisher

Subject

Religion Humanities Education

Description

Kinaa is a word in Toraja languages that means full of wisdom. Kinaa is one of the core characters of Toraja culture. This character process is not instant. A person who is followed and emulated is one who has the character of quinine. Another character is manarang which means clever, barani means ...