KINAA: Jurnal
Vol 4 No 1 (2019)

Dasar Alkitabiah dan Teologis Pertumbuhan Gereja

Kristanto Kristanto (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2019

Abstract

Gereja sebagai tubuh Kristus yang hidup harus sehat dan bertumbuh dengan baik. Karena itulah, maka para pengelola Gereja Tuhan harus mengetahui dan menerapkan prinsip-prinsip, dasar alkitabiah dan teologis pertumbuhan gereja. Dasar alkitabiah dan teologis pertumbuhan Gereja inilah yang distudi dalam tulisan ini. Metode yangdigunakan dalam penulisan ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan, yaitu melakukan eksegesis terhadap beberapa teks dalam Kisah Para Rasul untuk menemukan dasar alkitabiah dan teologis pertumbuhan Gereja. Berdasarkan hasil eksegesis maka, dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan Gereja adalah pekerjaan Allah Tritunggal. Allah Bapa merencanakan dan membentuk Gereja dikekekalan masa lampau. Allah Anak menebus dan menyucikan Gereja dalam kematian dan kebangktan-Nya, Roh Kudus melanjutkan dan menyelesaian program Allah di masa kini menuju langit dan bumi baru (Wahyu 21). Jadi pertumbuhan Gereja, baik pertumbuhan kualitas maupun kuantitas adalah alkitabiah dan teologis. Tuhan menghendaki Gereja-Nya bertumbuh. Ia menghendaki agar semua orang datang kepadaNya. Untuk itu, kita diamanatkan untuk memberitakan Injil agar Gereja-Nya bertumbuh. Setiap orang yang percaya harus terlibat. Pembangunan Tubuh Kristus adalah tanggung jawab seluruh umat Tuhan

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

kinaa

Publisher

Subject

Religion Humanities Education

Description

Kinaa is a word in Toraja languages that means full of wisdom. Kinaa is one of the core characters of Toraja culture. This character process is not instant. A person who is followed and emulated is one who has the character of quinine. Another character is manarang which means clever, barani means ...