Pengadaan sarana pertahanan menjadi suatu kebutuhan dasar dalam membangun sistem pertahanan nasional. Namun biaya yang dibutuhkan untuk mengadakan sarana pertahanan amatlah mahal. Industri pertahanan nasional harus mampu mengambil manfaat dari program pengadaan sarana pertahanan di Kemhan. Perlu ada konsensus nasional yang berpihak kepada pengembangan kapasitas industri pertahanan nasional agar dapat memiliki kompetensi inti yang kompetitif di level regional dan global. Konsensus ini diwujudkan dalam optimalisasi kerjasama antar lembaga terkait langsung dengan pengadaan alutsista, khususnya Kementerian Pertahanan, TNI, dan pihak-pihak produsen di dalam negeri dalam rangka membangun sarana pertahanan berbasis industri pertahanan dalam negeri. Kata Kunci: strategi optimalisasi, pengadaan sarana pertahanan, industri pertahanan IndonesiaÂ
Copyrights © 2014