Tulisan ini ingin menguraikan bagaimana fenomena sosialmempengaruhi perkembangan bahasa Arab terutama denganmenculnya fenomena arabisasi. Kehidupan modern, yang ditandaidengan kemajuan dalam berbagai aspek kehidupan, membuat interaksiantarbahasa menjadi satu keniscayaan. Kondisi ini memungkinkanadanya asimilasi atau akulturasi bahasa dengan interkasi tersebut.Ta’rib dan dakhil menjadi strategi bahasa untuk memenuhi kebutuhanpemakainnya. Kedua fenomena ini merupakan respon bahasa Arabtidak hanya untuk meresistensi eksitensi bahasanya, juga membukakemungkinan kreatif membuka ragam bahasa dengan produktif.Adapun tulisan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatansosiolingusistik. Metode deskriptif digunakan untuk mendeskripsikanfenomena kebahasan tersebut sementara dengan pendekatan sosiolinguistikmemungkinkan memeriksa fenomena tersebut dari aspeksosialnya. sementara tulisan ini menghasilkan bahwa ada kaitan antarakondisi sosial dan perkembangan bahasa yang direspon denganadanya Ta’rib dan dakhil. Sebagai gambaran tersebut, keduafenomena ini dapat ditemukan dalam empat ranah di antaranyateknologi, ekonomi, politik serta sains.
Copyrights © 2018