Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kemampuan pemecahan masalah matematika ditinjau dari kecerdasan emosional. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian dipilih berdasarkan tes kecerdasan emosional yaitu 2 siswa dengan kecerdasan emosional tingkat tinggi, 2 siswa dengan kecerdasan emosional tingkat sedang, dan 2 siswa dengan kecerdasan emosional tingkat rendah kelas XI SMA Negeri 2 Pemalang yang dipilih berdasarkan hasil tes kecerdasan emosional dan wawancara. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu tes kecerdasan emosional, tes pemecahan masalah, dan pedoman wawancara. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber yaitu membandingkan hasil informasi yang diperoleh melalui sumber yang berbeda. Hasil tes dan wawancara 1) Siswa dengan kecerdasan emosional tinggi memenuhi semua indikator yaitu memahami masalah (understand the problem), membuat rencana (devise a plan), melaksanakan rencana (carry out the plan), melihat kembali (looking back) 2) Siswa dengan kecerdasan emosional sedang memenuhi semua indikator yaitu memahami masalah (understand the problem), membuat rencana (devise a plan), melaksanakan rencana (carry out the plan), melihat kembali (looking back) 3) Siswa dengan kecerdasan emosional rendah hanya memenuhi 3 indikator yaitu membuat rencana (devise a plan), melaksanakan rencana (carry out the plan), melihat kembali (looking back).
Copyrights © 2021