Penelitian ini dilaksanakan untuk memperoleh bukti empiris tentang dampak pembelajaran kooperatif tipe TS-TS untuk meningkatkan kemampuan berinteraksi sosial peserta didik di SMAN 1 Soreang khususnya kelas XIPS 2. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPS SMAN 1 Soreang, lalu desain penelitian yang digunakan yaitu pretest post test control group design. Untuk mengetahui tingkat interaksi sosial siswa digunakan instrumen non tes yaitu dengan lembar angket interaksi sosial menggunakan skala pengukuran Likert dengan empat pilihan alternatif jawaban yaitu sangat sesuai, sesuai, tidak sesuai, dan sangat tidak sesuai. Peneliti menggunakan empat pilihan tersebut karena agar subjek penelitian tidak banyak menggunakan alternatif jawaban yaitu ragu-ragu atau netral yang tidak memberikan gambaran sama sekali. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan statistik parametris yaitu T-Test. Hasil uji t test yang diperoleh yaitu T hitung > T tabel atau 2,47953E-14 > 2,034515287 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima sedangkan Ho ditolak. Hal tersebut menunjukan bahwa terdapat peningkatan interaksi sosial pada siswa sebelum diberikannya perlakuan dan setelah diberikannya perlakuan pada kelas eksperimen, sehingga model pembelajaran kooperatif tipe TS-TS mempunyai pengaruh terhadap peningkatan kemampuan berinteraksi sosial siswa di kelas X IPS 2 di SMAN 1 Soreang.
Copyrights © 2015