Abstrak–Penelitian ini menganalisis perbandingan tingkat keakuratan model prediksi kebangkrutan model Atman, Springate, Zmijewski, Grover, dan Taffler. Analisis dilakukan pada 93 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2012-2015. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model Zmijewski merupakan model dengan tingkat keakuratan tertinggi yaitu sebesar 84%, di posisi kedua di tempati oleh model Altman dengan tingkat akurasi sebesar 83%, posisi ke tiga ditempati oleh model Grover dengan tingkat akurasi sebesar 82%, posisi ke empat ditempati oleh model Springate dengan tingkat keakuratan sebesar 78%, posisi terakhir ditempati oleh model Taffler dengan tingkat keakuratan sebesar 76%. Implikasi penelitian bagi pihak-pihak yang yeng berkepentingan untuk memantau kondisi suatu perusahaan sebaiknya mempertimbangkan penggunakan perhitungan dan rasio keuangan dalam model Zmijewski untuk memprediksi kemungkinan perusahaan akan mengalami kebangkrutan.
Copyrights © 2022