Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ketidakharmonisan keluarga dengan interaksi sosial siswa kelas XI SMA Negeri 10 Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif korelatif dengan populasi berjumlah 172 siswa yang terdiri dari siswa kelas XI IPS 1, XI IPS 2, XI IPS 3, XI MIPA 1, XI MIPA 2. Pengambilan sampel yang dilakukan menggunakan teknik probability sampling. Teknik pengumpulan data dengan cara memberikan instrumen berupa skala angket yang telah diuji melalui uji validitas dan uji reliabilitas. Data yang diperoleh dianalisis dengan melakukan uji normalitas menggunakan uji Kolmogorov Smirnov dan diperoleh hasil data berdistribusi normal, uji linieritas dan uji linieritas regresi sederhana. Uji hipotesis yang digunakan adalah product moment pearson. Berdasarkan hasil perhitungan uji product moment pearson diperoleh (0,000 < 0,05) yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan ketidakharmonisan keluarga siswa termasuk dalam kategori sedang yang ditunjukkan dari nilai rata-rata sebesar 63,26. Tingkat interaksi sosial siswa termasuk dalam kriteria tinggi dengan menghasilkan nilai rata-rata sebesar 79,60. Terdapat hubungan yang negatif antara ketidakharmonisan keluarga dengan interaksi sosial siswa kelas XI SMA Negeri 10 Jakarta, hal ini diketahui dari nilai koefisien korelasi sebesar 0,527 yang artinya hubungan ketidakharmonisan keluarga dengan interaksi sosial bersifat sedang. Dengan demikian, maka Ho ditolak dan Ha diterima dan dapat dikatakan ketidakharmonisan keluarga memberikan kontribusi (sumbangsih) sebesar 27,8% terhadap interaksi sosial dan sisanya sebesar 72,2% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain.
Copyrights © 2021