Tembawang merupakan suatu areal yang dimanfaatkan oleh masyarakat loal dan dikelolaberdasarkan kearifan lokal masyarakat. Tembawang merupakan suatu bentuk agroforestri khasKalimantan Barat, yang memiliki fungsi ekonomis dan ekologis. Suku Dayak di Kalimantan Barattermasuk di Desa Bedayan Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang juga memiliki suatu areal yangmereka kelola secara turun-temurun yang digunakan untuk pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari.Tembawang memiliki fungsi konservasi, karena struktur dankomposisinya yang menyerupai strtukturdan komposisi pada hutan alam, selain itu hasil dari tumbuhan yang diperoleh dari tembawangdimanfaatkan oleh masyarakat secara subsisten guna pemenuhan kehidupan sehari-hari, termasuk jenisbuah-buahan edibel. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksplorasi padajalur pengamatan di areal Tembawang, guna menemukan jenis tumbuhan penghasil buah edibel. Untukmelengkapi data nama jenis dalam bahasa setempat dan cara pengolahan buah oleh masyarakat makadilakukan wawancara mendalam dengan responden. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 6 (enam)jenis tumbuhan penghasil buah edible pada areal agroforestri tembawang Desa Bedayan, yaitu Durian(Durio zibethinus), Kemantan (Mangifera torquenda Kosterm), Manggis Rimak (Garciniamangostana L), Mentawak (Artocarpus lanceifolius), Panau (Garcinia forbesii), dan Tebedak(Artocarpus cempedens).
Copyrights © 2021